LAPORAN WAWANCARA
BAHASA INDONESIA
![]() |
DISUSUN OLEH:
1.
MUKHAMMAD
FAUZI
2.
ASRORI
KHOLIK
3.
AHMAD
SHOLIKHUDIN
4.
AMIN
WIBOWO
5.
HAIDIR
AZIZI
6.
AKHMAD
FAUZI
SMK
TAMAN KARYA MADYA TEKNIK KEBUMEN
Jl.
Cincin Kota No.18 Kebumen Telp. (0287) 3870044 Kebumen 54351
TAHUN
AJARAN 2012/2013
KATA
PENGANTAR
Puji Syukur sebesar-besarnya penulis
panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kuasaNya yang telah membantu
penulis agar dapat menyelesaikan tugas Laporan Wawancara ini.
Banyak halangan dan kesulitan yang penulis
hadapi pada saat proses penulisan makalah ini dikerjakan. Namun atas bantuan
dan doa dari orang-orang sekitar yang selalu mensupport penulis, penulis dapat
merampungkan Laporan Wawancara ini sebagai tugas Bahasa Indonesia
Penulis mengucapkan banyak
terimakasih untuk UD. Arum Jaya khususnya untuk narasumber yang telah
memberikan kesempatan, waktu, dan dengan sangat ramah menjawab pertanyaan
pertanyaan dari wawancara ini.
Kiranya, isi materi makalah ini
memenui syarat ketentuan guru yang bersangkutan, dapat bermanfaat, dan kiranya
juga dapat menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan materi
laporan ini kelak.
Sekali lagi, atas nama pribadi
penulis meminta maaf sebesar-besarnya apabila ada kekurangan atau kesalahan
besar atau kecil dalam penulisan makalah ini. Penulis mengucapkan banyak banyak
terimakasih.
Penulis
TUJUAN
PENGAMATAN
-
Untuk
mengetahui profil atau karakteristik wirausaha Arum Jaya
-
Untuk
mengetahui cara pembuatan atau pengolahan produk yang diproduksi oleh UD. Arum
Jaya
-
Untuk
mngetahui sarana yang digunakan oleh UD. Aum Jaya
-
Untuk
mengetahui cara pemasaran dan strategi pemasaran UD. Arum Jaya
-
Untuk
mengetahui cara mengatasi setiap kegagalan yang dilakukan UD. Arum Jaya
-
Untuk
mengetahui cara keluar dari kegagalan yang dilakukan UD. Arum Jaya
-
Untuk
mengetahui cara meraih kesuksesan yang dilakukan UD. Arum Jaya
-
Untuk
mengetahui bagaimana cara meraih sukses, kepercayaan pelanggan dan
mempertahankan kesuksesan yang dilakukan UD. Arum Jaya
Rumusan
Masalah
1.
Bagaimana
proses pemasaran yang dilakukan?
2.
Apa
keunggulan produk yang dimiliki?
3.
Bagaimana
cara menentukan harga produk?
4.
Bagaimana
cara menarik minat pembeli/pelanggan
5.
Adakah
promosi yang dilakukan?
6.
Bagaimana
cara memperoleh bahan baku yang diperlukan?
7.
Bahan
baku apa saja yang digunakan?
8.
Berapa
lama jangka waktu pengadaan bahan bakunya?
9.
Bagaimana
proses produksinya/langkahnya?
10.
Ada
berapa macam dan apa saja mesin dan alat yang digunakan dalam proses
produksinya?
11.
Berapa
lama alat dan mesin dapat bertahan dan perlu diganti?
12.
Bagaimana
proses pengemasan produksinya?
13.
Kegagalan
seperti apa saja yang pernah dialami?
14.
Bagaimna
pengaruh masing-masing kegagalan itu terhadap usaha?
15.
Seberapa
lama hal itu berlangsung?
16.
Bagaimana
cara mengatasi masing-masing?
17.
Keberhasilan
seperti apa saja yang pernah diraih?
18.
Bagaimana
cara meraihnya?
19.
Seberapa
lama keberhasilan itu dipertahankan dan ditingkatkan?
20.
Bagaimana
cara mempertahankan dan meningkatkannya?
21.
Permasalahan
apa saja yang sering atau pernah dihadapi sejak awal berwirausaha?
22.
Sejauh
mana pengaruhnya terhadap pengembangan usaha?
23.
Seberapa
besar permasalahan tersebut?
24.
Bagaimana
alternative / jalan keluar pemecahan masing-masing masalah?
25.
Apa
saja dan bgaimana langkah-langkah pemecahannya?
26.
Berapa
besar modal kerjanya?
27.
Dari
mana modal usaha diperolehnya?
28.
Berapa
omset harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
29.
Bagaimana
mencari tenaga kerjanya?
30.
Seberapa
besar tingkat keahliannya?
31.
Bagaimana
menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan?
32.
Bagaimana
menentukan upahnya?
33.
Berapa
keuntungan usaha harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
34.
Bagaimana
menentukan modalnya / tambahan modal?
Topik Wawancara
Usaha dengan modal yang minim
Pewawancara :
Assalamualaikum Wr. Wb.
Narasumber : Waalaikumsalam
Wr. Wb.
Pewawancara : Selamat
siang, Pak saya ingin mewawancarai bapak untuk mendapatkan informasi mengenai usaha
yang bapak kelola. Apakah bapak bersedia?
Narasumber : Selamat
siang juga, Tentu, Silahkan!
Pewawancara : Bagaimana
proses pemasaran yang dilakukan?
Narasumber : Dengan
memperluas kepasar-paar dan ditoko-toko makanan yang ada di Jawa Tengah.
Pewawancara : Apa
keunggulan produk yang dimiliki?
Narasumber : Produk
yang kami buat harus menjaga kualitasproduk agar laku dipasar.
Pewawancara : Bagaimana
cara menentukan harga produk?
Narasumber : Dengan
disesuaikan antara modal yang kita miliki dan keuntungan.
Pewawancara : Bagaimana
menarik minat pembeli / pelanggan?
Narasumber : Bersikap
sopan, dan jujur pada saat ada pembeli / berlangganan dengan produknya dan bias
menjaga kualitas barang.
Pewawancara : Adakah
promosi yang yang dilakukan?
Narasumber : Ada.
Dengan cara membuat spanduk agar ada yang minat membelinya.
Pewawancara : bagaimana
cara memperoleh bahan baku yang diperlukan?
Narasumber : Membeli
kepada penyetok-penyetok yang sudah berlangganan pada produk kami.
Pewawancara : bahan
baku apa saja yang digunakan?
Narasumber : Gula,
terigu, pewarna makanan, dan lain-lain.
Pewawancara : Berapa
lama jangka waktu pengadaan bahan bakunya?
Narasumber : Tergantung
dari kekuatan mesin produksinya.
Pewawancara : Bagaimana
proses produksinya / langkahnya?
Narasumber : Sesuai
dengan barang yang akan diproduksi.
Pewawancara : Ada
berapa macam dan apa saja mesin dan alat yang digunakan dalam proses
produksinya?
Narasumber : Ada
3 macam dari 3 produk yang kita miliki.
Pewawancara : Berapa
lama alat dan mesin dapat bertahan dan perlu diganti?
Narasumber : kurang
lebih 3 tahun
Pewawancara : Bagaimana
proses pengemasan produksinya?
Narasumber : Memakai
gelas pres.
Pewawancara : Kegagalan
apa saja yang pernah dialami?
Narasumber : Tidak
stabilnya pasar dan naik turunnya dolar, bahan bahan yang kami beli juga
mempengaruhi kegagalan produk kami.
Pewawancara : Bagaimana
pengaruh maaing-masing kegagalan itu terhadap usaha?
Narasumber : Diwaspadai
dari sifat kegagalan itu. Dan harus menjaga produk yang kami buat agar usaha
semakin berkembang
Pewawancara : Seberapa
lama hal itu berlangsung?
Narasumber : Secepatnya
untuk keluar dari kegagalan dan juga harus pandai untuk memecahkan masalah yang
kami alami pada saat kami terkena kegagalan.
Pewawancara : Bagaimana
cara mengatasi masing-masing?
Narasumber : Memeriksa
management setiap bulan.
Pewawancara : Keberhasilan
seperti apa saja yang pernah diraih.
Narasumber : Berkembang
dan penjualan usaha kami disukai oleh masyarakat
Pewawancara : Bagaimana
cara meraihnya?
Narasumber : Kami
berjuang dengan keras, jujur, disiplin, untuk usaha kami.
Pewawancara : Seberapa
lama keberhasilan itu dipertahankan dan ditingkatkan?
Narasumber : Kalau
bisa selamanya, asal usaha kami masih diminati oleh orang-orang untuk
dibelinya.
Pewawancara : Bagaimana
cara mempertahankan dan meningkatkannya?
Narasumber : Dengan
cara membuat model atau gaya pengemasan agar menjadi menarik pelanggan dan
proses penjualannya juga berbedadan juga disiplin
Pewawancara : Permasalahan
apa saja yang sering atau pernah dihadapi sejak awal berwirausaha?
Narasumber : Pada
persaingan pasar-pasar dan proses pembuatannya kurang lengkap / alat-alatnya.
Pewawancara : Sejauh
mana pengaruhnya terhadap pengembangan usaha?
Narasumber : Kami
tergantung pada minat pasar-pasar atau pembeli di daerah tempat tinggal kami
mendukung atau tidak usaha yang kami jalani sekarang.
Pewawancara : Seberapa
besar permasalahan tersebut?
Narasumber : Masalah
yang kami alami pada usaha ini harus cepat mengambil keputusan atau tindakan
agar tidak besar masalahnya / rumit.
Pewawancara : Bagaimana
alternative/jalan keluar pemecahan masing-masing masalah?
Narasumber : Berusaha
mengaudit permodalan dan mengeluarkan cadangan modal apabila itu dibutuhkan.
Pewawancara : Apa
saja dan bagaimana langkah-langkah pemecahannya?
Narasumber : Rapat
management
Pewawancara : Berapa
besar modal kerjanya?
Narasumber : Pada
awal usaha kami dibuat ± 100 jura rupiah. Dan semua itu hanya untuk membeli
alat-alat dan tempat produksi.
Pewawancara : Dari
mana modal usaha diperolehnya?
Narasumber : Dengan
meminjam di Bank dan di saudara kami untuk member modal untuk usaha.
Pewawancara : Berapa
omset harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
Narasumber : rata-rata
perbulan Rp. 100 juta rupiah
Pewawancara : Bagaimana
mencari tenaga kerjanya?
Narasumber : Dengan
sesuai keahliannya yang dia miliki.
Pewawancara : Seberapa
besar tingkat keahliannya?
Narasumber : Yang
membintangi dari produk yang dihasilkan.
Pewawancara : Bagaimana
cara menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan?
Narasumber : Sesuai
proses kerjanya
Pewawancara : Bagaimana
menentukan tingkat kedisiplinan?
Narasumber : Masuk
jam kerja tepat waktu dan tidak bergurau pada saat membuat produk kami, dan
pekerja harus mematuhi tata tertib atau peraturan yang ada di pabrik kami.
Pewawancara : Sejauh
mana pengembangan kreativitas tenaga kerjanya?
Narasumber : Membuat
pengemasan dalam produk kami berbeda atau lebih menarik agar minat pelanggan
membeli produk kami yang dihasilkan.
Pewawancara : bagaimana
cara menentukan upahnya?
Narasumber : Dengan
sesuai UMR Daerah.
Pewawancara : Berapa
keuntungan usaha harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
Narasumber : ±
5 % dan semua itu ditotal dari perhitungan.
Pewawancara : Bagaimana
menentukan modal atau tambahan modal?
Narasumber : Sesuai
dengan pengembangan usaha.
Pewawancara : Baiklah
Pak, terima kasih atas waktu dan informasianya, jika ada kata-kata yang tidak
berkenan saya minta maaf.
Narasumber
: Ia
sama-sama
Pewawancara : Assalamu’alaikum
Wr.Wb.
Narasumber : Wa’alaikumsalam
Wr.Wb.
KESIMPULAN
-
Menjadi seorang wirausahawan harus
memiliki kemampuan modal yang kuat untuk berkarya dengan semangat
kemandiriannya
-
Mampu memecahkan masalah dalam
amengambil keputusan
-
Memiliki keberanian mengambil resiko
-
Mempunyai keingan yang kuat untuk
belajar, dan bertindak inovatif kreatif
-
Bekerja keras, tekun dan teliti dan
tidak pernah merasa puas
-
Mampu menghasilkan karya baru yang
berlandaskan etika bisnis yang sehat.
Demikian
hasil wawancara yang telah dilakukan oleh penulis semoga dengan adanya
wawancara ini bener-benar bisa membangkitkan, mengembangkan dan memberi motivasi
yang bermakna kepada penulis untuk bergelut dan ikut andil di dunia wirausaha,
Trimakasih.
SARAN
Kami menyadari
bahwa makalah kami masih belum sempurna, dikarenakan keterbatasan pengetahuan
kami dan oleh karena itu kritik dan saran kepada pembaca sangat kami tunggu.
Dalam melakukan seuatu kegiatan kita harus bekerja keras, tidak boleh
mengeluh, percaya diri bahwa kita bisa, jangan putus asa, selalu optimis, dan
harus berani dalam mengambil suatu keputusan. Harus berani untuk mencoba
sesuatu yang baru dan jangan pernah takut untuk gagal dalam melakukan sesuatu
karena kegagalan bukan akhir dari segalanya tapi awal dari kesuksesan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar