Kamis, 06 Desember 2012

LAPORAN HASIL WAWANCARA 2


KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
            Ucapan terima kasih dan puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas karunia dan rahmat-Nya, maka laporan hasil wawancara ini dapat terselesaikan.
            Laporan ini memuat tentang cara-cara berjualan. Adapun cakupan isi yang terkandung di dalamnya merupakan sarana untuk belajar, agar dapat mengetahui cara-cara berjualan.
Tak ada gading yang tak retak. Demikian juga dengan buku ini. Untuk itu kritik dan saran senantiasa akan diterima dengan tangan terbuka, semoga laporan ini dapat membantu dalam belajar sehingga dapat meningkatkan prestasi.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb.















PENDAHULUAN
            Sembah puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan nikmatnya berupa ilmu pengetahuan kepada hambanya. Sehingga penyusunan laporan ini dapat terselesaikan, laporan ini disusun sedemikian rupa, kami berupaya laporan ini sesuai dengan harapan pembaca, dalam menyusun laporan ini kami tidak mengurangi apa yang terkandung dalam tujuan pembuatan laporan yaitu untuk menambah wawasan tentang profesi seseorang pedagang bakso.
            Perkenankan kami mengucapakan terima kasih terutama kepada orang tua yang telah member dorongan dalam penyusuna laporan ini, Guru kami yang telah membimbing kami dalam menyelesaikan lapora, teman-teman kami yang telah memberikan semangat dan nara sumber yaitu Bapak Untung dan semua pihak yang langsung maupun tidak langsung.
            Segala saran dan kritikyang membangun demi penyempurnaan laporan ini akan kami terima dengan senang hati
            Akhir kata kami ucapkan terima kasih pada pihak yang telah membantu, semoga laporan ini bermanfaat bagi para pembaca. Amin













a.             Permulaan
Siswa              :    Selamat siang pak !
Narasumber    :    Iya, ada apa mas ?
Siswa              :    Kami dari SMK TKM Kebumen, meminta izin untuk melakukan wawancara mengenai usaha yang bapak jalankan.
Narasumber    :    Oh ya silahkan ! apa yang akan anda tanyakan kepada saya?

b.             Puncak Wawancara
Siswa              :    Berapakah modal yang anda butuhkan untuk membuat usaha ini?
Narasumber    :    Modal yang saya butuhkan sebesar Rp. 200.000,00 untuk modal awal.
Siswa              :    Sudah berapa lama anda menjalani usaha ini?
Narasumber    :    Saya sudah menjalani usaha ini selema 25 tahun dari tahun 1986 sampai sekarang.
Siswa              :    Bahan apa yang digunakan dalam pembuatan bakso ini?
Narasumber    :    Bahan yang digunakan untuk membuat bakso antara lain : daging, pathi ganyong, pathi hongkue, dan bumbu yang digunakan antara lain : mrica, bawang, bawang goring, micin dan gara.
Siswa              :    Wilayah mana saja yang anda jangkau untuk memasarkan dagangan tersebut?
Narasumber    :    Oh maaf sya tidak berkeliling untuk menjual dagangan saya, tetapi saya menetap ditempat ini untuk memasarkan dagangan saya.
Siswa              :    Anda berjualan dari pukul berapa sampai pukul berapa?
Narasumber    :    Saya berjualan dari jam 1 siang sampai jam 9 malam.
Siswa              :    Berapa penghasilan yang anda dapat dalam 1 hari dari usaha ini?
Narasumber    :    Dalam 1 hari penghasilan saya dari usaha ini sekitar Rp. 50.000,00
Siswa              :    Apakah penghasilan dari usaha ini dpat mencukupi kegutuhan sehari-hari keluarga anda?
Narasumber    :    Alhamdulillah masih bias mencukupi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekolah anak saya.
Siswa              :    Siapa yang membantu anda dalam menjalankan usaha ini?
Narasumber    :    Siapa lagi kalau bukan anak dan istri saya.
Siswa              :    Bagaimana cara membuat bakso ?
Narasumber    :    Daging digiling hingga halus kemudian dicampur pathi ganyong dan pathi hongkue secukupnya dan dikasih air panas sedikit kemudian dicothot dan direbus.
Siswa              :    Kenapa anda memilih usaha ini?
Narasumber    :    Karena saya senang dengan bakso, sehingga saya ingin berjualan makanan favorit saya.
Siswa              :    Apa saja kendala yang anda alami dalam menjalankan usaha ini?
Narasumber    :    Kendalanya yaitu jika bakso tidak terjualhabis dan kerusakan bakso saat membuat.

c.              Situasi Perubahan
          Tempatnya strategis tepat dipinggir jalan utama, juga dekat dengan pasar bamboo dan perumahan sehingga cukup ramai

d.             Penutup
Siswa              :    Kami ucapkan banyak terima kasih karena bapak sedah memberikan izin kepada kami untuk mewawancarai tentang usaha bapak.
Narasumber    :    Oh ya sama –sama, bapak juga senang bias membantu kalian
Siswa              :    Semoga usaha yang bapak jalani berjalan dengan lancer dan usahanya menjadi lebih besar dan luas.
Narasumber    :    Amin
Siswa              :    Kami minta maaf bila ada kesalahan dalam perkataan dan perilaku yang kurang berkenan dihati bapak.
Narasumber    :    iya sama-sama, bapak yang minta maa jika bapak ada salah.
Siswa              :    Ya pak. Terima kasih atas bantuannya. Assalamu’alaikum Wr.Wb
Narasumber    :    Wa’alaikum Salam Wr.Wb.

Kesimpulan
            Dengan adanya wawancara ini, kami depat belajar bagaimana cara pembuatan bakso, dan cara-cara berdagang, serta bahan-bahan yang digunakan.
                                


contoh surat lamaran kerja


Kepada Yth,
Kepala Sekolah SDN 3 Klapasawit
Di Tempat.

Dengan hormat,

Berkenaan dengan informasi yang saya dapatkan tentang penerimaan pengajar baru, serta mendengar kriteria-kriteria yang diperlukan dalam pekerjaan ini, Saya mengajukan lamaran ini untuk bergabung di Lembaga yang Bapak/Ibu pimpin karena sesuai dengan kriteria yang saya miliki. Untuk itu saya mencantumkan data riwayat hidup saya :

Nama                              :    Riani Kurniawati
Tempat, tanggal lahir   :    Kebumen, 13 Juni 1994
Alamat                            :    Rt/Rw : 03/06 Klapasawit Buluspesantren Kebumen
Pendidikan                    :    S1 PGMI STAINU Kebumen

Untuk bahan pertimbangan dengan ini saya lampirkan :

1. Foto copy KTP
2. Daftar riwayat hidup
3. Pas foto ukuran 3 x 4
4. Ijazah terakhir

Dalam resume terlampir, tercantum semua data mengenai diri saya. Saya sangat berharap, Bapak/Ibu berkenan memberi kesempatan interview kepada saya untuk mengetahui lebih jelas tentang kemampuan dan motivasi saya. Atas perhatian dan kesempatan yang Bapak/Ibu berikan, saya sampaikan terima kasih.

Hormat saya,


Riani Kurniawati

laporan hasil wawancara


LAPORAN WAWANCARA BAHASA INDONESIA


 











DISUSUN OLEH:
1.         MUKHAMMAD FAUZI
2.         ASRORI KHOLIK
3.         AHMAD SHOLIKHUDIN
4.         AMIN WIBOWO
5.         HAIDIR AZIZI
6.         AKHMAD FAUZI


SMK TAMAN KARYA MADYA TEKNIK KEBUMEN
Jl. Cincin Kota No.18 Kebumen Telp. (0287) 3870044 Kebumen 54351
TAHUN AJARAN 2012/2013


KATA PENGANTAR


Puji Syukur sebesar-besarnya penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena kuasaNya yang telah membantu penulis agar dapat menyelesaikan tugas Laporan Wawancara ini.
Banyak halangan dan kesulitan yang penulis hadapi pada saat proses penulisan makalah ini dikerjakan. Namun atas bantuan dan doa dari orang-orang sekitar yang selalu mensupport penulis, penulis dapat merampungkan Laporan Wawancara  ini sebagai tugas Bahasa Indonesia
Penulis mengucapkan banyak terimakasih untuk UD. Arum Jaya khususnya untuk narasumber yang telah memberikan kesempatan, waktu, dan dengan sangat ramah menjawab pertanyaan pertanyaan dari wawancara ini.
Kiranya, isi materi makalah ini memenui syarat ketentuan guru yang bersangkutan, dapat bermanfaat, dan kiranya juga dapat menjadi sumbangan pemikiran bagi pihak yang membutuhkan materi laporan ini kelak.
Sekali lagi, atas nama pribadi penulis meminta maaf sebesar-besarnya apabila ada kekurangan atau kesalahan besar atau kecil dalam penulisan makalah ini. Penulis mengucapkan banyak banyak terimakasih.




                                                                                                                                                                                                                                                                                    

           Penulis









TUJUAN PENGAMATAN
-           Untuk mengetahui profil atau karakteristik wirausaha Arum Jaya
-           Untuk mengetahui cara pembuatan atau pengolahan produk yang diproduksi oleh UD. Arum Jaya
-           Untuk mngetahui sarana yang digunakan oleh UD. Aum Jaya
-           Untuk mengetahui cara pemasaran dan strategi pemasaran UD. Arum Jaya
-           Untuk mengetahui cara mengatasi setiap kegagalan yang dilakukan UD. Arum Jaya
-           Untuk mengetahui cara keluar dari kegagalan yang dilakukan UD. Arum Jaya
-           Untuk mengetahui cara meraih kesuksesan yang dilakukan UD. Arum Jaya
-           Untuk mengetahui bagaimana cara meraih sukses, kepercayaan pelanggan dan mempertahankan kesuksesan yang dilakukan UD. Arum Jaya



















Rumusan Masalah
1.         Bagaimana proses pemasaran yang dilakukan?
2.         Apa keunggulan produk yang dimiliki?
3.         Bagaimana cara menentukan harga produk?
4.         Bagaimana cara menarik minat pembeli/pelanggan
5.         Adakah promosi yang dilakukan?
6.         Bagaimana cara memperoleh bahan baku yang diperlukan?
7.         Bahan baku apa saja yang digunakan?
8.         Berapa lama jangka waktu pengadaan bahan bakunya?
9.         Bagaimana proses produksinya/langkahnya?
10.      Ada berapa macam dan apa saja mesin dan alat yang digunakan dalam proses produksinya?
11.      Berapa lama alat dan mesin dapat bertahan dan perlu diganti?
12.      Bagaimana proses pengemasan produksinya?
13.      Kegagalan seperti apa saja yang pernah dialami?
14.      Bagaimna pengaruh masing-masing kegagalan itu terhadap usaha?
15.      Seberapa lama hal itu berlangsung?
16.      Bagaimana cara mengatasi masing-masing?
17.      Keberhasilan seperti apa saja yang pernah diraih?
18.      Bagaimana cara meraihnya?
19.      Seberapa lama keberhasilan itu dipertahankan dan ditingkatkan?
20.      Bagaimana cara mempertahankan dan meningkatkannya?
21.      Permasalahan apa saja yang sering atau pernah dihadapi sejak awal berwirausaha?
22.      Sejauh mana pengaruhnya terhadap pengembangan usaha?
23.      Seberapa besar permasalahan tersebut?
24.      Bagaimana alternative / jalan keluar pemecahan masing-masing masalah?
25.      Apa saja dan bgaimana langkah-langkah pemecahannya?
26.      Berapa besar modal kerjanya?
27.      Dari mana modal usaha diperolehnya?
28.      Berapa omset harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
29.      Bagaimana mencari tenaga kerjanya?
30.      Seberapa besar tingkat keahliannya?
31.      Bagaimana menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan?
32.      Bagaimana menentukan upahnya?
33.      Berapa keuntungan usaha harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
34.      Bagaimana menentukan modalnya / tambahan modal?
Topik Wawancara
Usaha dengan modal yang minim
Pewawancara     :    Assalamualaikum Wr. Wb.
Narasumber        :    Waalaikumsalam Wr. Wb.
Pewawancara     :    Selamat siang, Pak saya ingin mewawancarai bapak untuk mendapatkan informasi mengenai usaha yang bapak kelola. Apakah bapak bersedia?
Narasumber        :    Selamat siang juga, Tentu, Silahkan!
Pewawancara     :    Bagaimana proses pemasaran yang dilakukan?
Narasumber        :    Dengan memperluas kepasar-paar dan ditoko-toko makanan yang ada di Jawa Tengah.
Pewawancara     :    Apa keunggulan produk yang dimiliki?
Narasumber        :    Produk yang kami buat harus menjaga kualitasproduk agar laku dipasar.
Pewawancara     :    Bagaimana cara menentukan harga produk?
Narasumber        :    Dengan disesuaikan antara modal yang kita miliki dan keuntungan.
Pewawancara     :    Bagaimana menarik minat pembeli / pelanggan?
Narasumber        :    Bersikap sopan, dan jujur pada saat ada pembeli / berlangganan dengan produknya dan bias menjaga kualitas barang.
Pewawancara     :    Adakah promosi yang yang dilakukan?
Narasumber        :    Ada. Dengan cara membuat spanduk agar ada yang minat membelinya.
Pewawancara     :    bagaimana cara memperoleh bahan baku yang diperlukan?
Narasumber        :    Membeli kepada penyetok-penyetok yang sudah berlangganan pada produk kami.
Pewawancara     :    bahan baku apa saja yang digunakan?
Narasumber        :    Gula, terigu, pewarna makanan, dan lain-lain.
Pewawancara     :    Berapa lama jangka waktu pengadaan bahan bakunya?
Narasumber        :    Tergantung dari kekuatan mesin produksinya.
Pewawancara     :    Bagaimana proses produksinya / langkahnya?
Narasumber        :    Sesuai dengan barang yang akan diproduksi.
Pewawancara     :    Ada berapa macam dan apa saja mesin dan alat yang digunakan dalam proses produksinya?
Narasumber        :    Ada 3 macam dari 3 produk yang kita miliki.
Pewawancara     :    Berapa lama alat dan mesin dapat bertahan dan perlu diganti?
Narasumber        :    kurang lebih 3 tahun
Pewawancara     :    Bagaimana proses pengemasan produksinya?
Narasumber        :    Memakai gelas pres.
Pewawancara     :    Kegagalan apa saja yang pernah dialami?
Narasumber        :    Tidak stabilnya pasar dan naik turunnya dolar, bahan bahan yang kami beli juga mempengaruhi kegagalan produk kami.
Pewawancara     :    Bagaimana pengaruh maaing-masing kegagalan itu terhadap usaha?
Narasumber        :    Diwaspadai dari sifat kegagalan itu. Dan harus menjaga produk yang kami buat agar usaha semakin berkembang
Pewawancara     :    Seberapa lama hal itu berlangsung?
Narasumber        :    Secepatnya untuk keluar dari kegagalan dan juga harus pandai untuk memecahkan masalah yang kami alami pada saat kami terkena kegagalan.
Pewawancara     :    Bagaimana cara mengatasi masing-masing?
Narasumber        :    Memeriksa management setiap bulan.
Pewawancara     :    Keberhasilan seperti apa saja yang pernah diraih.
Narasumber        :    Berkembang dan penjualan usaha kami disukai oleh masyarakat
Pewawancara     :    Bagaimana cara meraihnya?
Narasumber        :    Kami berjuang dengan keras, jujur, disiplin, untuk usaha kami.
Pewawancara     :    Seberapa lama keberhasilan itu dipertahankan dan ditingkatkan?
Narasumber        :    Kalau bisa selamanya, asal usaha kami masih diminati oleh orang-orang untuk dibelinya.
Pewawancara     :    Bagaimana cara mempertahankan dan meningkatkannya?
Narasumber        :    Dengan cara membuat model atau gaya pengemasan agar menjadi menarik pelanggan dan proses penjualannya juga berbedadan juga disiplin
Pewawancara     :    Permasalahan apa saja yang sering atau pernah dihadapi sejak awal berwirausaha?
Narasumber        :    Pada persaingan pasar-pasar dan proses pembuatannya kurang lengkap / alat-alatnya.
Pewawancara     :    Sejauh mana pengaruhnya terhadap pengembangan usaha?
Narasumber        :    Kami tergantung pada minat pasar-pasar atau pembeli di daerah tempat tinggal kami mendukung atau tidak usaha yang kami jalani sekarang.
Pewawancara     :    Seberapa besar permasalahan tersebut?
Narasumber        :    Masalah yang kami alami pada usaha ini harus cepat mengambil keputusan atau tindakan agar tidak besar masalahnya / rumit.
Pewawancara     :    Bagaimana alternative/jalan keluar pemecahan masing-masing masalah?
Narasumber        :    Berusaha mengaudit permodalan dan mengeluarkan cadangan modal apabila itu dibutuhkan.
Pewawancara     :    Apa saja dan bagaimana langkah-langkah pemecahannya?
Narasumber        :    Rapat management
Pewawancara     :    Berapa besar modal kerjanya?
Narasumber        :    Pada awal usaha kami dibuat ± 100 jura rupiah. Dan semua itu hanya untuk membeli alat-alat dan tempat produksi.
Pewawancara     :    Dari mana modal usaha diperolehnya?
Narasumber        :    Dengan meminjam di Bank dan di saudara kami untuk member modal untuk usaha.
Pewawancara     :    Berapa omset harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
Narasumber        :    rata-rata perbulan Rp. 100 juta rupiah
Pewawancara     :    Bagaimana mencari tenaga kerjanya?
Narasumber        :    Dengan sesuai keahliannya yang dia miliki.
Pewawancara     :    Seberapa besar tingkat keahliannya?
Narasumber        :    Yang membintangi dari produk yang dihasilkan.
Pewawancara     :    Bagaimana cara menentukan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan?
Narasumber        :    Sesuai proses kerjanya
Pewawancara     :    Bagaimana menentukan tingkat kedisiplinan?
Narasumber        :    Masuk jam kerja tepat waktu dan tidak bergurau pada saat membuat produk kami, dan pekerja harus mematuhi tata tertib atau peraturan yang ada di pabrik kami.
Pewawancara     :    Sejauh mana pengembangan kreativitas tenaga kerjanya?
Narasumber        :    Membuat pengemasan dalam produk kami berbeda atau lebih menarik agar minat pelanggan membeli produk kami yang dihasilkan.
Pewawancara     :    bagaimana cara menentukan upahnya?
Narasumber        :    Dengan sesuai UMR Daerah.
Pewawancara     :    Berapa keuntungan usaha harian, mingguan, bulanan dan tahunan?
Narasumber        :    ± 5 % dan semua itu ditotal dari perhitungan.
Pewawancara     :    Bagaimana menentukan modal atau tambahan modal?
Narasumber        :    Sesuai dengan pengembangan usaha.
Pewawancara     :    Baiklah Pak, terima kasih atas waktu dan informasianya, jika ada kata-kata yang tidak berkenan saya minta maaf.
Narasumber        :    Ia sama-sama
Pewawancara     :    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Narasumber        :    Wa’alaikumsalam Wr.Wb.

KESIMPULAN
-           Menjadi seorang wirausahawan harus memiliki kemampuan modal yang kuat untuk berkarya dengan semangat kemandiriannya
-           Mampu memecahkan masalah dalam amengambil keputusan
-           Memiliki keberanian mengambil resiko
-           Mempunyai keingan yang kuat untuk belajar, dan bertindak inovatif kreatif
-           Bekerja keras, tekun dan teliti dan tidak pernah merasa puas
-           Mampu menghasilkan karya baru yang berlandaskan etika bisnis yang sehat.
Demikian hasil wawancara yang telah dilakukan oleh penulis semoga  dengan adanya wawancara ini bener-benar bisa membangkitkan, mengembangkan dan memberi motivasi yang bermakna kepada penulis untuk bergelut dan ikut andil di dunia wirausaha, Trimakasih.

SARAN

Kami menyadari bahwa makalah kami masih belum sempurna, dikarenakan keterbatasan pengetahuan kami dan oleh karena itu kritik dan saran kepada pembaca sangat kami tunggu.
            Dalam melakukan seuatu kegiatan kita harus bekerja keras, tidak boleh mengeluh, percaya diri bahwa kita bisa, jangan putus asa, selalu optimis, dan harus berani dalam mengambil suatu keputusan. Harus berani untuk mencoba sesuatu yang baru dan jangan pernah takut untuk gagal dalam melakukan sesuatu karena kegagalan bukan akhir dari segalanya tapi awal dari kesuksesan.